Tahun 2018 Mulai Melek Finansial


Kali ini gw mau cerita tentang finansial.

Gw bukan mau menceramahi para pembaca tentang kekayaan, bebas finansial dll karena gw sendiri masih biasa saja.

Cuma gw berharap suatu hari akan berubah. 

"Kok bisa"

"Ya bisa saja. Menurut para sesepuh apa yang kamu lakukan hari ini akan berimbas di masa depan"

Dan gw sudah mulai mencoba untuk mewujudkan beberapa ambisi gw.

Mulai tahun 2012 gw sudah mulai mencari yang namanya kerja sambilan. Saat itu gaji gw kisaran 1,2jutaan kalo enggak salah.

Gw mulai membuat blog adsense, jualan kuota internet murah dll.

Dan sampai suatu hari gw baca-baca tentang investasi dan spesifiknya adalah reksadana. 

Awalnya gw pengen banget buat jual beli saham, cuma memang belum ada guru yang bisa langsung ngajari.

Nah kembali ke reksadana. Gw terus baca-baca tentang reksadana sampai kemana harus beli.

Saat 2012 itu pilihan gw jatuhkan ke Bank Commonwealth Australia. Gw lupa alasan spesifiknya kenapa Commonwealth. Tapi yang jelas gw waktu itu banyak mendapat jackpot di antaranya :

1. Bank yang transfer kemanapun free

2. Tidak ada potongan bulanan

3. Kantor Commonwealth di Jogja dekat kantor 

4. Kantor Commonwealth Bank itu unik. Jadi konsepnya kaya rumah gitu dan wangi dan tidak antri. Pokoknya dabest.

Gw akhirnya mulai menabung reksadana sampai beberapa saat. Sampai suatu saat uang yang ada di reksadana perlu digunakan.

Akhirnya pelan tapi pasti semua reksadana yang ada gw jual. Untung? Enggak..Hahahaha. Karena kalo reksadana minimal 3 tahunan.

Tapi ada 1 hal yang menurut gw juga salah.

Jadi memang gw saat itu enggak ada uang cash buat kebutuhan dan anggaran hidup. 

Jadi gini. Di atm gw biasanya cuma ada di bawah 1juta. Nah suatu saat mau dipakai minimal 1,5juta, dan otomatis gw harus menjual reksadana itu.

Itu di tahun 2012. 

Saat ini gw mau cerita di tahun 2018.

Tahun 2015 atau 2016, ada temen gw namanya Eko (Heho Corporation) yang mengenalkan gw tentang saham. Gw tertarik dong dan langsung capcus daftar. Ya cuma sampai daftar.

Nah baru di tahun 2017 akhir gw akhirnya benar-benar merealisasikan keinginan gw untuk trading saham secara selow aja. Jadi enggak tiap hari mantengin.

Selain saham, akhirnya gw juga punya investasi reksadana dan emas. 

Wih kaya lu sekarang? 

Enggak juga. Masih dikit kok. 

Cuma yang beda adalah saat gw kerja dari tahun 2010 sampai tahun 2017 gw sama sekali enggak punya tabungan aka investasi. Sama sekali enggak punya.

Baru sekarang ini di tahun 2019 gw lumayan agak punya.

Selain tentang investasi. Gw juga rutin menulis pengeluaran dan pemasukan bulanan. Tujuannya apa? Biar bisa ngontrol aja pengeluarannya. Dan gw make aplikasi Catatan Keuangan Harian.

Selain itu gw juga memilah antara anggaran dan keuangan. Maksudnya?

Begini misal hp gw sekarang itu tidak bagus dan tidak jelek. Kadang gw pengen ganti iphone terbaru. Tapi gw selalu mikir sebenarnya keuangan gw ada dan bisa cash tapi anggarannya enggak ada karena ada kebutuhan lain yang menurut gw lebih mendesak. 

Nah itu beda anggaran dan keuangan.

Mungkin itu aja sih cerita gw tentang melek finansial.

Oh ya terkait saham mungkin gw tidak mahir tetapi gw coba membuat rumus untuk membeli saham yang harga dan dividennya paling optimal besarannya.

Kaliurang (Kos)
05/02/2019
12:44

Komentar

  1. Cerdas finansial itu memang sangat diperlukan, dan harus masuk resolusi tahun ini!
    resolusi keuangan 2019

    BalasHapus

Posting Komentar

Artikel Yang Sering Dibaca

#Gigi 1 : Semua Itu Gara-Gara Salah Cabut

#Gigi 6 : Hal Yang Harus Kamu Tahu

Simbol : Kini, Nanti Dan Hati

Akhirnya Trending

#Gigi 3 : Persiapan Akhir Sebelum Mulai