Jangan Main-Main Dengan Perasaan Di Pagi Hari


Gw mau cerita tentang 4 perasaan yang gw lakukan di pagi hari dan dampaknya yang menurut gw jadi buruk di siang harinya.

Cerita yang pertama yaitu tentang perasaan marah.

Ceritanya begini. Jadi ada temen gw yang pinjam uang ke gw buat patungan investasi.

Tapi singkat cerita investasi yang kita bangun bersama tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Akhirnya masalah pembayarannya mundur-mundur sampai hampir 7 bulan.

Nah suatu pagi gw geram dengan dia karena harusnya dia bayar kemaren tapi sampai paginya kok tidak ada kabar.

Karena sudah emosi tingkat akut, subuh-subuh sudah gw watsap. Enggak dibalas.

Jam 6an pagi gw telpon juga tidak diangkat.

Pas sampai kantor gw telpon lagi dan diangkat dan gw langsung muntap alias marah besar.

Setelah selesai ngomel gw diam dan perasaan marah tadi enggak bisa langsung hilang. Ternyata efek marahnya kebawa sampai siang dan rasanya jadi kaya bete terus dan badmood.

Wah berat-berat.

Cerita yang kedua tentang perasaan sebal.

Jadi ketika di lampu merah dan posisi lampu sudah hijau. Cuma gw berada di belakang dan depan gw memang belum maju.

Nah belakang gw terus klakson-klakson.

Gw mikir lah kan dia liat kalo depannya belum maju ngapain uga diklakson.

Toh kalo diklakson ataupun enggak ya nanti maju juga.

Dan benar aja. Ternyata memang di depan berhenti karena ada antrian macet dari arah lampu lain.

Gw jadi ikut sebal. Ngapain sih pagi-pagi gini membikin orang sebal dengan klakson-klaksonnya. Hmmmmm. (Gw enggak ngebayangin hidup di jakarta gimana dengan kondisi macet parah dan antrian kereta yang mengerikan).

Cerita yang ketiga.

Ini gw alami saat dulu kala.

Jadi gw seneng aja liat "seseorang" saat berangkat pagi.

Gw bisa memprediksi dengan ketepatan hampir mendekati 80% kalo kita akan ketemu di jam 6.45.

Nah perasaan berbunga-bunga ini ternyata membuat konsentrasi gw seharian jadi melayang.

Wah...harusnya gw lebih menjaga jika memang belum kuat menghadapi perasaan yang “melayang” mending ditahan saja dan enggak usah penasaran buat ngeliat "dia".

Cerita yang keempat

Jadi bisnis gw sedang membangun sebuah software sistem informasi untuk klinik gigi yaitu DENIA (Dental Information Assistant).

Nah suatu pagi gw melihat ada kompetitor baru. Di kemudian hari ada lagi dan di hari berikutnya ada lagi.

Di pagi itu gw merasa kalah walopun belum berjuang. Hmmm.

Bisa ditebak hasilnya? Sepagian itu gw merasa pesimis. Kacau..kacau..

Akhirnya semaksimal mungkin gw mencari pembenaran baik di otak maupun di hati kalau kesempatan itu masih luas banget.

Alhamdulillah berhasil. Badmood yang mendapat banyak kompetitor itu akhirnya luruh pelan-pelan.

Itulah beberapa perasaan yang menjadikan waktu harian kita jadi terganggu.

Jadi kalo pagi jangan main-main dengan perasaan yang tidak bisa kontrol ya. Mending main-main dengan perasaan positif dan happy saja.

Kaliurang (kos)
19/02/2019

19:57

Komentar

Artikel Yang Sering Dibaca

#Gigi 1 : Semua Itu Gara-Gara Salah Cabut

#Gigi 6 : Hal Yang Harus Kamu Tahu

Simbol : Kini, Nanti Dan Hati

Akhirnya Trending

#Gigi 3 : Persiapan Akhir Sebelum Mulai