Resolusi 2019 : Emang Perlu?




Hari ini gw mau menulis tentang sebuah resolusi 2019 yang mau ga mau, cepat atau lambat harus gw capai.

"Emang resolusi itu perlu ya?" 

Kalo menurut gw sangat perlu sekali karena resolusi ini yang akan mengantar lu akan menjadi apa 1 bulan berikutnya, 6 bulan berikutnya, 1 tahun berikutnya, 5 atau 10 tahun berikutnya.

"Lah hidup kan dijalani saja dengan selow?" 

Yap begitu juga boleh. Asal ketika ada TKA yang datang ke Indonesia kalian jangan merengek, kalo biaya BPJS makin mahal elu jangan menyalahkan satu pihak, kalo lapangan kerja makin berat lu jangan teriak-teriak di medsos apalagi di twitter (follow twitter q ya di GLASSOVART).

Masing-masing keputusan hari ini akan menentukan siapa kamu di masa depan dan masing-masing keputusan yang lu buat, lu siap tanggung jawab dengan efek-efeknya.

Langsung masuk ke resolusi gw ya 

1. Rapi

Sederhana sekali tetapi sulit sekali gw terapkan. 

Gw ingin menempatkan sesuatu ke tempatnya, misal bangun tidur langsung dibereskan seperti bantal, guling, selimut di lipat kemudian ditumpuk di ujung. 

Selesai membaca buku diletakkan kembali di rak walaupun buku tersebut masih on going dibaca.

Sehabis makan, peralatan makannya langsung dicuci. Enggak gw taruh dipojokkan sampe misal sisa kopi ada jamurnya.

Kalo di agama, menempatkan sesuatu pada tempatnya adalah perbuatan sangat baik (ADIL) dan ternyata budaya ini berimbas ke kebiasaan di kantor atau dimanapun gw berada. smeua jadi kayak ikut rapi aja...

2. Hidup sehat

Ini antara mahal di awal atau mahal banget di akhir. Maksudnya?

Begini, gw tidak ingin sakit. Ya lah semua orang juga sama. 

Eh belum tentu. Liat aja orang yang masih merokok, orang yang hobi makan gorengan yang minyaknya kemana-mana, orang yang hobi makan padang dengan kuah yang meleleh, orang yang tidak pernah olahraga tapi ingin sehat.

Mereka semua tidak ingin sakit tapi enggak menjaga kondisi badan. Kan sama aja bohong. 

Samalah analoginya kalo kamu pengen makan tapi kamu cuma mager di kamar.

Biar gw enggak sakit gw mulai mem-breakdown apa saja yang perlu disiapkan. 

Dan yang sudah gw lakukan adalah :

- minum air putih lebih sering (karena di UGM air putih gratis..Hidup UGM)

- kalo makan tidak sampe kenyang (ini kadang-kadang masih pake nasi full sih tapi kadang sudah pake nasi setengah)

- menghindari ngemil makanan ringan yang banyak di maret-maret (Taro, cheetos dll)

- menghindari minum minuman botol seperti kopi botol, teh botol dll

- cek kesehatan (gw pernah melakukan tapi sudah kadaluarsa). Rencananya sih mau setiap 1 tahun sekali.

- olahraga (ini sudah rutin gw lakukan 1 tahun terakhir tapi akhir-akhir ini males i...)

- makanan sehat 

(Nah ini..godaan ayam sambal hijau dan nasi padang masih berat untuk ditinggalkan). Tapi demi resolusi yang sehat mau ga mau harus dilakukan sih.

Gw sekarang sedang mencari catering sehat yang sesuai dengan $$$$ gw.

#Update. Gw sudah dapat dan sudah berlangganana. Baca aja disini #Hidup Sehat 2 : Makanan Itu Akhirnya Datang

- rumah sakit pelayanan terbaik. 

Maksudnya apa nih? 

Jadi gini, gw enggak pengen sakit. Tapi ketika pun sakit gw sebaiknya harus berada di rumah sakit yang terbaik agar perawatan dan kondisi lingkungan optimal. 

3. Melek finansial

Ini sesuatu yang menurut gw lumayan rumit di era milenial begini karena ajakan memenuhi instagram dengan foto-foto di tempat wisata dan tempat makan kekinian begitu banyak.

Untunglah gw enggak terlalu suka mantengin instagram, enggak terlalu suka tempat rame. Jadi ya masih bisa mengontrol.

Untuk saat ini gw sudah melakukan financial planning sejak tahun 2017 dengan cara menyisihkan sekitar 30% dari gaji untuk beli-beli instrumen investasi seperti 

- saham

- reksadana

- emas

"Emang penting po beli begituan?" 

Menurut gw penting karena langkah ini pengaruhnya bukan sekarang tetapi 5 atau 10 tahun yang akan datang. Saat kalian mau memasukkan anak ke sekolah, atau misal ada keluarga yang sakit, atau memang mau pensiun dini.

Oh ya dan enaknya ketika sudah menyisihkan tabungan di awal, uang bulanan yang sisa bisa kita habiskan buat makan-makan. 

Misal begini kamu dapat gaji 1.000.000 terus ditabung 300.000. Nah yang 700.000 habiskan saja. Jangan eman-eman. 

"Eh lu kok enggak sedekah?" 

Sedekah enggak usah ditulis sebagai resolusi. Itu sudah ranah harus dilakukan kalo kamu mau ke surga. 

Kecuali kalo kamu milih capres yang auto dapat tiket surga...hiya..hiya..hiya

4. Baca 1 buku per bulan

Gw sering baca quote-quote tentang "Siapa kamu di masa depan tergantung dari siapa temanmu saat ini dan apa yang kamu baca saat ini"

Nah gw kan pengen juga biar sama dengan bos-bos kaya Bill Gates yang baca bukunya ngeri, terus banyak deh tokoh dunia yang masih sering baca buku.

"Eh gw sering kok baca-baca gitu"

" Ya lu hobinya baca status orang di twitter atau di fb terus hatimu jadi sendu karena mantan upload foto dengan pacar barunya yang lebih ganteng/cantik dibanding elu"

"Atau lu hobi baca status di twitter terus langsung pengen reply dengan hujatan yang paling menikam"

Itulah resolusi sederhana gw. Gw percaya kalo gw bisa istiqomah dengan resolusi seperti ini di 10 tahun yang akan datang gw bisa meliat seperti apa gw disana (Kecuali Tuhan berkehendak lain).

Kayaknya ada yang kurang deh. Resolusi nikah tidak ada? #ups......

Kaliurang (Kos)
24/01/2019
5:55

Komentar

Artikel Yang Sering Dibaca

#Gigi 1 : Semua Itu Gara-Gara Salah Cabut

#Gigi 6 : Hal Yang Harus Kamu Tahu

Simbol : Kini, Nanti Dan Hati

Akhirnya Trending

#Gigi 3 : Persiapan Akhir Sebelum Mulai